BANDUNG - Dinas Perhubungan Provinsi Jabar memprediksi peningkatan arus lalu lintas pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 akan dimulai besok, Jumat (20/12/2019).
Pasalnya, para pelajar mulai dari SD, SMP dan SMA memasuki hari libur. Hal itu jadi acuan prediksi pergerakan masyarakat untuk berlibur.
"Yang pasti di akhir tahun ya, tapi kemungkinan dimulai sejak besok sudah ada, tapi ini tersebar," ucap Kadishub Jabar Hery Antasari, saat ditemui usai Apel Ops Lilin Lodaya 2019, di Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Kamis (19/12/2019).
Dishub bersama instansi terkait seperti kepolisian sudah mengantisipasi volume kendaraan yang meningkat hingga 40 persen.
"Ada peningkatan volume arus lalu lintas 40 persen," kata dia.
Beberapa titik yang menjadi konsentrasi pengamanan adalah dibukanya Tol Layang Jakarta-Cikampek. Hery mengatakan, dibukanya Tol Japek II perlu diwaspadai, karena menjadi pintu utama pergerakan masyarakat dari Jakarta.
"Kita perlu waspadai, seperti dibukanya Tol Japek 2, seperti pintu masuk dan keluar," ucap dia.
Beberapa proyek di Jabar yang berpotensi menghambat arus lalu lintas akan dihentikan sementera. "Dari Kemenhub proyek-proyek untuk dihentikan, mudah-mudahan terlaksana di lapangan," harapnya.
Hery menegaskan pihaknya sudah mengecek 4.000 bus. Masih ditemukan bus yang tak layak beroperasi.
"Dari 4.000 yang di ramcek itu 33 persen diperkirakan tidak layak," ucap dia.
Pihaknya sudah mengimbau agar PO bus melakukan perbaikan pada armadanya. Jika membandel, bus tersebut akan dihentikan operasionalnya.