Kisah Perempuan Uighur yang Mempertanyakan Keberadaaan Ayahnya

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Jum'at 20 Desember 2019 09:03 WIB
Jewer Ilham saat pidato di Parlemen Uni Eropa. (Foto/Reuters)
Share :

Jewher Ilham mengatakan harapannya kembali setelah melihat apa yang terjadi pada pemenang hadiah Sakharov tahun lalu, Oleg Sentsov, seorang sutradara film Ukraina.

Sentsov, yang dipenjara atas tuduhan terorisme, dibebaskan pada November lalu.

"Saya berharap hal yang sama terjadi pada ayah saya," katanya.

China dikritik karena tindakan kerasnya terhadap orang-orang Uighur di Xinjiang.

Pemerintah China dituduh menangkap dan menahan lebih dari satu juta warga Uighur dan etnis minoritas di kamp-kamp penahanan. 

Beijing bersikeras bahwa kamp-kamp itu adalah "pusat pelatihan kejuruan" yang membantu warga Uighur berintegrasi dengan masyarakat China, untuk mencegah terorisme.

Sejak itu dikatakan bahwa mereka yang ditempatkan di "kamp pendidikan ulang" semuanya telah lulus. Klaim ini belum diverifikasi karena kontrol ketat media di Cina.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya