KNKT Kirim Tim Selidiki Penyebab Bus AKAP Sriwijaya Masuk ke Jurang

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 24 Desember 2019 16:30 WIB
Evakuasi Korban Bus AKAP Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam, Sumatera Selatan (foto: Basarnas Kantor SAR Palembang)
Share :

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerjunkan tim untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan maut bus Sriwijaya yang menewaskan 26 orang di Pagaralam, Sumatera Selatan.

"Sudah 4 orang (tim dikirimkan)," kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (24/12/2019).

Baca Juga: Ini Identitas 24 dari 26 Penumpang Tewas Bus AKAP Sriwijaya 

Evakuasi Korban Bus AKAP Masuk Jurang di Pagaralam, Sumsel (foto: Basarnas Kantor SAR Palembang)

Korban tewas akibat kecelakaan tunggal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Sriwijaya, di Jurang Liku Pematang, Desa Perahu Dipo, Kecamatan Pagaralam Selatan Sumatera Selatan bertambah menjadi 26 orang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meminta KNKT dan Polri mengusut tuntas kejadian serta penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 26 korban jiwa. Hal itu diperlukan agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Saya juga minta KNKT dan Kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini serta penyebabnya supaya ke depannya tidak terulang kejadian serupa lagi. Kalau nanti hasilnya operator tidak menjamin keselamatan kendaraan dalam arti tidak laik jalan maka bisa saja nanti operator untuk bertanggungjawan secara hukum,” ucap Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Pitra Setiawan.

Baca Juga: Korban Meninggal Bus AKAP Masuk Jurang di Pagaralam Jadi 26 Orang 

Evakuasi Korban Bus AKAP Masuk Jurang di Pagaralam, Sumsel (foto: Basarnas Kantor SAR Palembang)

Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Polres Pagar Alam, kronologi kejadian yakni bus pada awalnya berjalan dari arah Bengkulu kota yang mengarah ke Palembang.

Bus berangkat kurang lebih pukul 14.00 WIB dari pool. Saat melewati TKP tikungan Lematang Indah KM 9 kota Pagar Alam, mobil melaju dengan kecepatan tinggi menabrak dinding pembantas sehingga masuk ke jurang sedalam kurang lebih 150 meter dan jatuh ke tengah aliran Sungai Lematang.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya