Para petugas magang itu melakukan hormat Nazi yang ditujukan kepada intruktur mereka Kassie Byrd.
Byrd menilai tidak ada yang salah dengan pose anak didiknya itu. “Kami memiliki orang-orang yang beragam dari latar belakang dan masing-masing dari mereka berpartisipasi," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa para pekerja magang itu sengaja melakukannya karena menganggap Byrd “orang yang keras seperti Hitler".
Penyelidikan menyimpulkan bahwa gerakan itu dimotivasi oleh ketidaktahuan dan kurangnya penilaian. Namun merusak reputasi administrasi penjara.
Departemen Urusan Militer dan Keselamatan Publik memberikan rekomendasi agar semua peserta magang yang terlibat, serta seorang anggota staf yang tidak melaporkan foto itu kepada atasannya untuk dipecat.
(Rahman Asmardika)