Ahli Waris Korban Banjir yang Tewas di Cipinang Melayu Akan Dapat Rp15 Juta

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Kamis 02 Januari 2020 19:21 WIB
Foto Ilustrasi Banjir (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyantuni warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang meninggal dunia saat banjir.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, setidaknya ada tiga warga Cipinang Melayu yang meninggal dunia terkait dengan banjir pada 1 Januari 2020 kemarin.

"Untuk yang korban meninggal, kami berikan santunan terhadap ahli warisnya sebesar Rp15 juta per-korban," kata Juliari saat tinjau lokasi pengungsian warga Cipinang Melayu di Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020).

Juliari menyebut, kawasan Jakarta Timur merupakan salah satu Provinsi Ibu Kota yang paling para terdampak banjir. Oleh sebab itu, dia menginstruksikan jajarannya untuk mengerahkan bantuan tenaga maupun bahan pokok ke lokasi Cipinang Melayu.

"Saya kira infonya kan di Jakarta Timur yang paling parah," ujar Juliari.

Baca Juga: Ketinggian Air di Pintu Manggarai Turun, Anies: Kondisi Jakarta Semakin Terkendali

Oleh karena itu, Kemensos telah membangun posko pengungsian di Universitas Borobudur untuk menyalurkan bantuan-bantuan yang memang dibutuhkan warga.

"Makanan, bantuan tenda, peralatan dapur, selimut, juga kalau yang trauma ada dukungan psikososialnya," tutup Juliari.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya