JAKARTA – Indonesia merasa prihatin dengan peningkatan situasi yang terjadi di Irak setelah serangan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan Komandan Pasukan Elit Quds Iran, Qassem Soleimani pada Jumat 3 Desember 2020.
Kementerian Luar Negeri meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi. “Kami mengimbau WNI (warga negara Indonesia) di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan,” bunyi pernyataan Kemenlu, Sabtu (4/1/2020).
Baca juga: Trump: Pembunuhan Komandan Pasukan Elite Iran untuk Mencegah Perang
Baca juga: Komandan Pasukan Elitenya Dibunuh, Iran Bersumpah Balas Dendam pada AS
Pernyataan itu menambahkan warga Indonesia segera menghubungi kedutaan besar Indonesia di Baghdad jika memerlukan informasi atau bantuan.