JAKARTA – Gerhana bulan dan matahari bakal terjadi enam kali sepanjang 2020. Fenomena alam itu dapat dilihat masyarakat di Asia, Eropa, sebagian besar Afrika bagian Timur, sebagian kecil Australia bagian Barat, dan Samudera Hindia.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis bakal ada enam kali gerhana pada 2020, terdiri dari dua kali gerhana matahari dan empat kali gerhana bulan.
Pertama adalah Gerhana Bulan Penumbra (GBP) pada 11 Januari 2020 yang dapat diamati dari Indonesia, kedua GBP pada 6 Juni 2020 yang juga bisa diamati dari Indonesia, ketiga Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada 21 Juni 2020 yang bisa diamati dari Indonesia berupa gerhana matahari sebagian, kecuali sebagian besar Jawa dan sebagian kecil Sumatera bagian Selatan.