Indonesia Ajak Semua Pihak Cegah Eskalasi Ketegangan di Timur Tengah

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 13 Januari 2020 10:17 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memeberi keterangan di Emirates Palace, Abu Dhabi, UEA, Minggu 12 Januari 2020. (Foto: Setkab.go.id)
Share :

ABU DHABI – Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mencegah eskalasi situasi Timur Tengah di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Indonesia telah melakukan pembicaraan dengan AS dan Iran di Dewan Keamanan PBB dan mendorong semua pihak agar eskalasi yang lebih buruk tidak terjadi lagi.

“Saya melakukan pembicaraan per telepon pada tanggal 8 (Januari) malam, berarti tanggal 9 (Januari) pagi, karena pada saat itu Menteri Luar Negeri Vietnam baru mendarat di New York. Vietnam untuk bulan Januari ini bertindak sebagai Presiden dari Dewan Keamanan PBB. Saya melakukan pembicaraan, saya mengulangi lagi spot Indonesia terhadap presidency Vietnam,” kata Menlu Retno melalui keterangan resminya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu 12 Januari waktu setempat.

BACA JUGA: Situasi Memanas, Pemerintah Indonesia Siapkan Rencana Evakuasi WNI di Iran-Irak

Lebih lanjut, dia mengatakan, Indonesia mengharapkan Vietnam juga menggunakan pengaruhnya sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB agar semua pihak yang terkait dapat menahan diri sehingga situasi tidak berkembang menjadi lebih buruk lagi.

“Jadi, kita cukup banyak untuk mengirimkan pesan, untuk meng-encourage (mendorong, red.) agar eskalasi yang lebih jelek tidak terjadi lagi,” tegas Menlu.

Masalah mengenai situasi di kawasan Timur Tengah itu juga diangkat Menlu Retno dalam pertemuannya dengan Menlu UEA, dan keduanya sepakat tidak ingin situasi memburuk. Isu ini juga sedikit disinggung dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan Pangeran Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), meski pembicaraan antara keduanya lebih fokus kepada masalah ekonomi.

Ditegaskan Menlu bahwa semua negara khawatir dengan kemungkinan terjadinya perang terbuka antara AS dan Iran, tidak terkecuali Indonesia. Meskipun terletak jauh dari pusat konflik, Indonesia juga khawatir karena perang tidak akan menguntungkan siapa pun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya