Meskipun merupakan rumah bagi salah satu gunung berapi paling aktif di negara yang sering dilanda gempa bumi dan letusan, orang-orang diizinkan untuk mengunjungi dan tinggal di pulau Taal. Pulau gunung berapi seluas 23 kilometer persegi itu terletak di dalam danau yang lebih besar terbentuk dari aktivitas gunung berapi sebelumnya, dan diklasifikasi sebagai "zona bahaya permanen" oleh ahli vulkanologi pemerintah.
Pulau gunung berapi dan danau itu merupakan salah satu pemandangan paling spektakuler dan tujuan wisata populer di Filipina.
Gunung berapi Taal telah beberapa kali meletus selama lebih dari empat abad terakhir dan memakan korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Letusan yang paling merusak terjadi pada 1911 ketika menewaskan sekira 1.300 orang dan mengirim abu jatuh sampai ke Manila. Letusan besar terakhir terjadi pada 1977.
(Rahman Asmardika)