"Dicek dulu ke Yogyakarta ya," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, sebuah video viral tepuk pramuka di Yogyakarta dianggap menyinggung keyakinan keagamaan.
Masyarakat merasa tersinggung lantaran dalam yel-yel tepuk pramuka itu ada kata "Kafir No". Tepuk pramuka kontroversial itu diajarkan kepada anak yang masih duduk di sekolah dasar.
Baca juga: Kwarcab Pramuka Yogyakarta Minta Maaf Terkait Tepuk Berbau SARA
(Hantoro)