Anggota tim hukum PDIP Teguh mengatakan, mereka ke Dewan Pers untuk meminta masukan agar tidak salah langkah.
"Karena ada berita yang memframing secara politik yang merugikan dan menghancurkan PDIP, kami mengalami kerugian dari berita ini seperti apa nih? Kami konsultasi (dengan Dewan Pers). Kami tidak mau salah langkah, apalagi dengan melemahkan kebebasan pers," ujar Teguh.
Teguh menolak menyebut pemberitaan media mana saja yang mereka anggap menyudutkan PDIP. Dia berjanji membeberkannya saat sudah resmi mengadu ke Dewan Pers nanti.
"Nanti kalau kami sudah ngadu baru kita tunjukkan. Nanti kalau udah ngadu baru kita kasih tahu. Nanti setelah ngadu," tutup Teguh.
(Salman Mardira)