SURABAYA - Kota Surabaya, Jawa Timur dilanda banjir setelah diguyur hujan beberapa hari. Banjir terparah di Jalan Mayjend Sungkono, tepatnya di Darmo Park 2.
Pemerintah Kota Surabaya sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir ketika hujan deras turun. Salah satunya, membangun sistem saluran yang terkoneksi di sepanjang kota.
"Kita bagaimana mengatasi banjir, daratannya paling tinggi itu hanya 5 meter di atas permukaan laut. Bahkan, kalau di daerah utara hanya 3 meter. Pertama, kami membuat sistem saluran yang terkoneksi di sepanjang kota," ujar Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Jumat (17/1/2020).
Baca Juga: Sejumlah Fakta Banjir di Surabaya
Sebelumnya, kata Risma, 50 persen wilayah Surabaya banjir. Namun, saat ini hanya tinggal sekira 2 persen, dan itu pun karena rob. Diakui Risma, Pemkot Surabaya tak memiliki uang banyak, namun memaksimalkan anggaran yang ada.
Pemkot Surabaya membuat waduk-waduk yang cukup banyak di Surabaya. Saat ini, kurang lebih ada 72 lokasi. Sebelumnya, hanya ada tiga di Surabaya. Kemudian, di sekitar waduk dibuat hutan kota.