JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang menyelidiki dugaan korupsi yang menyeret PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Penyelidikan tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk join investigation.
Guna menindaklanjuti penyelidikan bersama itu, KPK aktif berkoordinasi dengan BPK. Ketua KPK, Firli Bahuri mengaku sudah mengirimkan surat kepada BPK untuk meminta hasil penghitungan kerugian keuangan negara terkait adanya dugaan korupsi di PT Asabri.
"KPK melakukan penyelidikan, KPK sudah mengirimkan surat ke BPK terkait permintaan perhitungan kerugian negara," kata Firli kepada Okezone, Jumat (17/1/2020).
Dikatakan Firli, hasil penghitungan kerugian keuangan negara itu sangat penting untuk lembaga antikorupsi. Sebab, dengan adanya hasil penghitungan kerugian keuangan negara, KPK bisa menelisik ada atau tidaknya tindak pidana korupsi.