"Sebenarnya tidak ada sama sekali keturunan kerajaan, tak ada. Bahkan sudah kita cek dari alhi sejarah dan budaya tidak ada silsilah dari saudara Toto ini dari keturunan Raja Mataram atau Majapahit, tidak ada sama sekali," terangnya.
Meski telah mengakui kebohongannya, namun polisi tetap melibatkan psikologi untuk mengetahui kejiwaan tersangka. Terlebih, dua tersangka saat memberikan keterangan cenderung berbelit-belit untuk menyembunyikan fakta.
"Kita melihat kalau keterangan tambahan dari ahli ini apalabila dibutuhkan. Kemarin itu jawaban yang bersangkutan ini selalu berbelit-belit, selalu mengatakan bahwa ini memang dari wangsit dia keturunan kerajaan, padahal sebenarnya tidak ada sama sekali," tandasnya.
Baca Juga: Ungkap Keraton Palsu di Purworejo, Polisi Gandeng 3 Profesor
(Fiddy Anggriawan )