Munculnya Keraton Palsu Pengulangan Awal Abad Ke-19?

Bramantyo, Jurnalis
Rabu 22 Januari 2020 23:30 WIB
Keraton Agung Sejagat pimpinan Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya, Dyah Gitarja (Foto: Ist)
Share :

Sehingga, ungkap Tunjung, dalam waktu singkat, gerakan ini mampu mendapatkan pengikut yang cukup banyak. Keberhasilan gerakan tersebut dikarenakan adanya ketidaknyaman masyarakat terhadap kondisi saat ini.

Sehingga, begitu ada sebuah gerakan yang menjanjikan masa keemasan, masyarakat yang merasakan ketidaknyaman terhadap kondisi saat ini akan ikut bergabung di dalamnya.

"Kita menjadi terheran-heran, ketika muncul kerajaan-kerajaan seperti ini kenapa pemerintahaan sepertinya gagal memahami satu fenomena sosial yang terjadi di masyarakat," ujarnya.

"Seharusnya, intelijen negara sudah bisa menangkap fenomena tersebut. Karena untuk bisa meyakini masyarakat atau mendapatkan pengikut yang banyak tentu tidak hanya membutuhkan waktu satu atau dua bulan saja, tapi bertahun tahun," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya