TANGERANG - Pihak Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengkonfirmasi bahwa penumpang yang meninggal dunia di Terminal 3 Internasional pada Minggu, 26 Januari 2020 malam bukan karena virus korona atau penyakit menular lainnya. Penumpang tersebut diketahui meninggal karena mengalami gagal jantung (cardiac arrest).
"Perlu kami sampaikan bahwa foto yang beredar di masyarakat di mana ada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, yang meninggal karena virus korona adalah tidak benar," kata Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, Senin (27/1/2020).
Baca juga: Pulang dari Taiwan, Pria di Cirebon Diduga Terinfeksi Virus Korona
Febri menjelaskan, penumpang tersebut berasal dari Lampung dan akan melanjutkan perjalanan ke Jeddah untuk umrah, menggunakan pesawat SV-823 rute CGK-JED. Pada saat penumpang dan rombongannya hendak menuju Boarding Lounge Gate 2, tiba-tiba penumpang tersebut lemas dan terjatuh hingga tak sadarkan diri. Penumpang tersebut kemudian dilarikan ke KKP Kelas I Soekarno-Hatta.