Revitalisasi Monas Akhirnya Dihentikan Sementara

Fadel Prayoga, Jurnalis
Selasa 28 Januari 2020 20:26 WIB
Revitalisasi Monas dihentikan sementara (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi meminta proses revitalisasi Monumen Nasional (Monas) disetop sementara pada Rabu, 29 Januari 2020. Permintaan itu disampaikan lantaran proyek tersebut belum mendapatkan izin dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Seperti diketahui, berdasarkan Keppres Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Pemprov DKI harus mengajukan izin ke Mensesneg saat akan merenovasi Monas selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

"Dihentikan sementara, selama surat (izin) dari Mensesneg (belum keluar), karena Mensesneg ketua komisi pengarah (kawasan Medan Merdeka). Kami menunggu surat dari sana," kata Prasetyo di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Ia menyebut, pengerjaan proyek di sana harus dihentikan hingga pemerintah pusat menyetujui renovasi tersebut. "Karena apapun ceritanya harus ada izin. Langkah-langkah revitalisasi Monas itu harus ada izin pemerintah pusat, diketahui oleh tim pengarah yaitu Kemensesneg," ujarnya.

Baca Juga : Soroti Revitalisasi Monas, Ketua DPR Minta Ikon Indonesia Jangan Diubah

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan telah berkirim surat izin kepada Mensesneg pada 23 Januari 2020 lalu. Namun, hingga kini tak kunjung mendapat balasan dari Kementerian Sekretariat Negara.

"Semoga dalam waktu dekat," kata Saefullah.

Ia menyatakan bakal menjalani rekomendasi dari DPRD, meski proses pengerjaan revitalisasi Monas di sisi selatan itu telah mencapai 88 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan Februari mendatang.

"Kita lebih suka ini diteruskan, tapi karena ada hasil rapat koordinasi DPRD, ya sudah ini dihentikan sementara, untuk menghargai ini semua. Dan kita menunggu dari Kemensetneg sebagai ketua komite untuk memberikan rekomendasi," ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya