Marak Kerajaan Fiktif, Komisi III Minta Kapolri Jangan Anggap Enteng

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Kamis 30 Januari 2020 15:40 WIB
Komisi III DPR Rapat Dengar Pendapat dengan Kapolri Jenderal Idham Aziz (Foto: Okezone/Harits Tryan Akhmad)
Share :

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurizal meminta Kapolri Jenderal Idham Azis tak memandang sebelah mata maraknya kerajaan fiktif. Polri harus menindak pelaku dengan tegas dan jangan menganggap enteng.

“Sekarang ini bukan gangguan terorisme, tetapi muncul berbagai pemahaman atau keyakinan bahkan membuat suatu komunitas yang ini jangan dianggap enteng,” kata Cucun saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri Jenderal Idham Azis di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Menurut Cucun, munculnya kerajaan fiktif sudah memakan banyak korban penipuan. Adapun kerajaan fiktif yang bermunculan, di antaranya ada Kerajaan Agung Sejagat, Sunda Empire, dan King of The King.

“Ini Pak, masyarakat kecil kan jadi korban karena beli baju seragam kaya bapak-bapak dapat bintang dua dan tiga,” ucapnya.

Baca Juga: Petinggi Kerajaan 'King of The King' Merupakan ASN Karawang


Cucun mendorong Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan jajarannya menindak dan mendeteksi kerajaan-kerajaan palsu ini sehingga tak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya