Menurut DS, banner tersebut dipasang di sekitar pasar burung warujayeng Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Sedangkan satu banner lagi dipasang di Kabupaten Ngawi.
Hal senada juga diungkapkan AG. Pria yang tinggal di Kecamatan Tanjunganom ini menyebutkan dirinya merasa jadi korban penipuan IMD. Dia bakal melaporkan kasus penipuan yang menimpanya pada polisi.
"Saya berterima kasih pada Polres Nganjuk yang menindak dan menangani kasus ini, sehingga meminimalisir jatuhnya korban lebih banyak lagi," papar AG.
Baca Juga: Deretan Fakta Terkait Sunda Empire yang Bikin Heboh
(Fiddy Anggriawan )