Dia mengaku malu dengan adanya aksi klitih yang mencoreng citra DIY sebagai Kota Pendidikan dan Kota Budaya yang dikenal santun.
Bagi siswa yang terlibat harus diberikan pembinaan oleh keluarga. Sedangkan yang dijerat dengan hukum tetap harus diproses tanpa mengesampingkan hak-hak sebagai anak.
"Anak-anak butuh pendampingan agar menjadi generasi yang diharapkan," katanya.
(Hantoro)