SLEMAN – Belum sempat menikmati hasil kejahatan, dua pelaku jambret yang tertangkap di Cangkringan, Sleman, DIY babak belur dihajar warga yang emosi pada Rabu 5 Februari 2020 malam. Bahkan, salah satu pelaku mengalami patah tulang paha, setelah terjatuh dari sepeda motornya.
Kapolsek Cangkringan, AKP Samiyono mengatakan, dua pelaku penjambretan ini adalah As (22) dan DW (16), warga Kecamatan Turi, Sleman. Bahkan, DW masih berstatus sebagai pelajar sebuah SMP. Sementaran korban adalah Septyana Wulandari warga Ngipiksari, Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman.
Aksi penjambretan ini dilakukan oleh pelaku sekitar pukul 19.30 WIB, di Jalan Pakem-Cangkringan, Sleman. Saat itu, korban membenceng rekannya untuk menghadiri pertemuan di Cangkringan. Ketika akan berbelok memasuki jalan desa, korban dipepet pelaku yang berboncengan sepeda motor Kawasaki KLX.
DW langsung menarik tas milik korban yang ditaruh di pundak. Antara korban dan pelaku pun akhirnya terlibat tarik-menarik tas. Lantaran kalah kuat, tas korban akhirnya berhasil dikuasai oleh pelaku dan langsung berupaya kabur.
Namun apes, ketika kabur, pelaku tidak berhasil mempertahankan laju kendaraanya dengan baik. Mereka justru terjatuh di pekarangan rumah warga. Korban yang mengejar berteriak jambret dan meminta tolong kepada warga sekitar.
“Saat itulah warga berdatangan dan mengamankan pelaku dan korban babak belur dianiaya warga yang emosi,” jelas Kapolsek, Kamis (6/2/2020).