Crusius dituduh mengemudi 11 jam ke El Paso dari kampung halamannya di Allen, dekat Dallas, pada 3 Agustus 2019 dan menembaki orang-orang di dalam toko Walmart dengan senapan AK-47. Dia menyerah kepada petugas yang mengonfrontasinya di luar.
BACA JUGA: Penembak Massal di El Paso Texas Mengaku Sengaja Menyasar Orang Meksiko
Menurut pernyataan tertulis yang dirilis kepolisian El Paso, Crusius mengaku bahwa dia menargetkan orang-orang Meksiko. Sebagian besar korban yang tewas dalam insiden itu adalah warga Latin.
Dalam manifestonya, Crusius mengatakan aksi tersebut dilakukannya “sebagai respons terhadap invasi Hispanik di Texas."
(Rahman Asmardika)