Meskipun ada kenaikan, lanjut Sri, jumlah tersebut tak sebanding dengan jumlah kasus yang terjadi pada 2029 silam.
"Jumlah waktu itu (2019) jauh lebih besar dari jumlah kasus saat ini. Kami terus melakukan sejumlah langkah mulai 3M Plus, abate dan foging," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore mengeluarkan instruksi kepada para camat, kepala sekolah dan lurah untuk bersama-sama melakukann sejumlah aksi nyata memberantas dan memerangi pembiakan nyamuk anopheles.
Para camat diminta lekaukan kordinasi dengan seluruh eleman di wilayah melakukan pembersihan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan dan wilayah masing-masing. Termasuk pihak sekolah.
Sedang bagi para lurah diinstruksikan melakukan gerakan Jumat bersih bersama seluruh warga di lingkungan masing-masing.
(Khafid Mardiyansyah)