Baca Juga: Bapeten Pastikan Hujan Tidak Membuat Zat Radiokatif Menyebar
Sejak Selasa 18 Februari 2020 kemarin, paparan radiasi di area hotspot mengalami penurunan hingga 90 persen atau setara dengan 7 mikro sivet per jam dari sebelumnya yang mencapai 200 mikro sivet per jam.
Tanah di area hotspot yang digali pun sudah sampai kedalaman 80 centimeter. Rencananya, penggalian akan dilanjutkan hingga kedalaman 100 sentimeter atau 1 meter.
"Insya Allah ujian ini akan dapat memajukan kita semua. Saat ini, kita semua bekerja membersihkan lingkungan demi keselamatan semua warga," ujar Anhar.
Baca Juga: Tanaman hingga Ayam di Tangsel Bakal Dicek Paparan Radiasi Radioaktif
(Arief Setyadi )