Badan Intelijen AS Sebut Rusia Akan Bantu Trump Terpilih Kembali Jadi Presiden

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Sabtu 22 Februari 2020 08:48 WIB
Presiden AS Donald Trump. (Foto/White House)
Share :

Baca juga: Trump Tawarkan Pengampunan ke Pendiri Wikileaks, Organisasi Pengungkap Dokumen Rahasia Negara

New York Times melaporkan bahwa Trump sangat marah karena Adam Schiff dari Demokrat yang memimpin proses pemakzulannya menghadiri rapat.

Selama pengarahan, pendukung Trump berargumen bahwa presiden sudah bersikap tegas dengan Rusia.

Schiff kemudian mencuit jika Trump dengan cara apa pun berbagi informasi antara badan-badan intelijen AS dan DPR mengenai campur tangan asing dalam proses pemilihan, presiden itu "membahayakan" upaya untuk menghentikannya.

Para pejabat intelijen AS mengatakan Rusia ikut campur dalam pemilihan presiden 2016 untuk meningkatkan kampanye Trump dan menyebabkan kekacauan dalam proses pemilihan AS.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya