SLEMAN - Berbagai upaya dilakukan untuk melakukan pencarian dua siswi SMPN 1 Turi yang belum ditemukan hingga petang. Tim SAR gabungan dan warga menyusuri sungai hingga jarak 27 kilometer dari lokasi kejadian, hingga sisi spiritual dilakukan meski hingga pukul 18.25 WIB belum membuahkan hasil.
Warga dan sejumlah relawan berkumpul di jembatan DAM Sempor tepatnya di Lembah Sempor. Seorang pria dengan beberapa orang lantas melakukan mediumisasi dan berusaha menelusuri secara spiritual.
Baca juga: Tragedi Susur Sungai, Perwakilan Kemendikbud Datangi SMPN 1 Turi Senin Depan
Mereka berupaya menemukan dua korban yakni Yasinta Bunga dan Zahra Imelda yang belum ditemukan. Lima medium digunakan untuk mencari titik lokasi yang diduga tempat keduanya berada, yang juga menjadi acuan SAR untuk kemudian bergerak. Hanya saja, hingga pukul 18.35 WIB ini, kedua korban belum ditemukan keberadaannya.
Baca juga: Menko Polhukam Kunjungi SMPN 1 Turi
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengungkap setidaknya lebih dari 500 relawan turut serta dalam pencarian korban susur sungai SMPN 1 Turi. Berbagai unsur terlibat untuk menemukan 10 orang yang dinyatakan hanyut sebelum akhirnya sampai saat ini 8 ditemukan meninggal dunia.
“Upaya akan terus dilakukan sampai korban ditemukan. Lebih dari 500 relawan mendukung dan terus bekerja sampai korban bisa diangkat,” kata Biwara, Sabtu (22/2/2020).
(Awaludin)