SEMARANG - RSUP dr Kariadi Kota Semarang Jawa Tengah sempat merawat delapan pasien yang diduga terpapar virus Korona atau Covid-19. Tak hanya warga negara Indonesia (WNI), namun terdapat pula warga negara asing (WNA) yang juga menjalani perawatan di ruang isolasi.
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Kariadi, dr Agoes Oerip Poerwoko, mengatakan, dari delapan pasien yang pernah dirawat lima di antaranya sudah dipastikan negatif. Selain mengawasi, pihak RSUP dr Kariadi juga memantau total 16 orang yang sudah dinyatakan aman dari virus asal Wuhan China ini.
Baca Juga: WNI di Diamond Princess Kecewa Pemerintah Berencana Jemput dengan Kapal Perang
"Sekarang namanya diresmikan WHO menjadi Covid-19 (virus Korona) RS Kariadi sampai hari ini, sudah sempat merawat delapan pasien," kata dr Oerip, Jumat 21 Februari 2020.
"Lima pasien terdahulu sudah pulang dengan baik, kemudian hari Rabu 19 Februari kami merawat pasien lagi. Baru kemudian kemarin kita merawat dua lagi. Jadi sekarang kita merawat tiga, dengan lima yang dulu, total menjadi delapan," sambung dia.
Sekadar diketahui, tiga pasien yang diduga terkena virus korona karena memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan mengeluhkan sejumlah gejala. Seorang WNA merupakan tenaga kerja asing di Jepara asal Jepang dan dua lainnya adalah WNI yang sempat bepergian ke Eropa dan negara di Timur Tengah.