Soal Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess, Pemerintah Tak Ingin Seperti Australia dan AS

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 24 Februari 2020 17:55 WIB
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian terkait rencana evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess yang tengah bersandar di Yokohama, Jepang. Pemerintah ingin memastikan proses evakuasi berjalan baik dan mengantisipasi perpindahan episentrum virus korona.

"Contoh sekarang, apa negara yang pada keburu-buru ngambil, Australia dari negatif jadi positif kan. Kita mau seperti itu? Amerika juga sama kan? Mosok mau ngikuti yang seperti itu," kata Menkes Terawan Agus Putranto usai menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2/2020).

"Kita hati-hati, negara kita berhati-hati dan mengikuti kaidah apa yang sudah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia dan itu akan kita lakukan dengan tertib dan ketat," tambah Terawan.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu menuturkan, pengambilan keputusan evakuasi WNI tidak boleh terburu-buru apalagi gegabah. Semuanya harus direncanakan dengan matang sehingga episentrum virus korona tidak ikut berpindah ke Tanah Air.

Baca Juga: Pemerintah Sangat Berhati-hati Evakuasi 74 WNI dari Kapal Diamond Princess

"Tidak boleh kita dipengaruhi oleh keputusan yang gegabah, tak boleh, taruhannya besar sekali. Saya minta media juga terus mebantu supaya kita tetap green zone. Tata caranya kita tahu cara yang tepat untuk melakukan pemindahan, tanpa harus membuat episentrum baru," jelas Terawan.

Seperti diketahui, 74 WNI di Kapal Diamond Princess menunggu dievakuasi pemerintah. Sembilan orang WNI di sana dilaporkan telah terinfeksi virus korona dan kini telah mendapatkan perawatan intensif di Jepang.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya