SAN JUAN - Seorang wanita transgender, Neulisa Luciano Ruiz, atau yang lebih dikenal sebagai Alexa, ditembak mati pada Senin pagi di Toa Baja, Puerto Rico.
Dia ditembak beberapa jam setelah seseorang menelepon polisi untuk melaporkan bahwa Ruiz menggunakan kamar mandi wanita di restoran McDonald.
Video yang menunjukkan pembunuhan Ruiz diunggah ke media sosial, setidaknya dua suara tembakan terdengar di video.
Polisi Puerto Rico mengumumkan bahwa mereka telah menerima informasi empat remaja terlibat dalam kejahatan tersebut, menurut Telemundo Puerto Rico melansir NBC News, Rabu (26/2/2020).
Polisi mengatakan bahwa tubuh Ruiz belum diklaim oleh keluarganya.
Pedro Julio Serrano, seorang aktivis LGBTQ yang berbasis di San Juan, menuntut agar pihak berwenang menyelidiki pembunuhan itu sebagai kejahatan rasial.
Dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs webnya, Serrano mengatakan Alexa "dibuntuti dan diburu" sebelum ditembak.
Carmen Yulín Cruz, walikota San Juan dan seorang calon gubernur Puerto Riko, meminta warga bersimpati dengan kematian Ruiz.
“Anda dapat merasakan kepedihan Pedro Julio dan semua orang yang memahami bahwa kehidupan orang-orang TRANS kita, sama nilainya dengan rekan senegaranya yang lain,” tulisnya di media sosial.
Gubernur Puerto Riko, Wanda Vázquez, mengatakan, "Semuanya menunjukkan bahwa ini adalah kejahatan rasial, dan itulah yang akan diperlakukan."
(Rachmat Fahzry)