Polda Jateng Gerebek Pabrik Pupuk Palsu di Wonogiri

Bramantyo, Jurnalis
Kamis 27 Februari 2020 21:25 WIB
Share :

WONOGIRI - Jajaran Polda Jateng bersama dengan Polres Klaten dan Polres Wonogiri ungkap kasus pembuatan, peredaran dan penjualan pupuk palsu di wilayah Klaten dan Wonogiri.

Dari dua lokasi petugas gabungan ada tujuh lokasi pembuatan pupuk palsu dan mengamankan beberapa tersangka di dua lokasi, termasuk menyita barang barang bukti di lokasi.

Keterangan dari Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol R. Y. Wihastono Yoga Pranoto mengatakan ada tujuh pabrik di kawasan Klaten dan Wonogiri.

Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mencari siapa 'bos' yang ada di balik pembuatan pupuk palsu.

"Karena keterangan dari karyawan dan mandor pabrik ini mereka hanya mengaku disuruh oleh bos," paparnya kepada awak media, Kamis (27/2/2020).

Kasusnya berawal dari laporan para petani yang awalnya merasa kesulitan mendapatkan pupuk. Kemudian salah satu saksi bernama Bantu Haryadi, yang juga ketua kelompok tani berupaya mencarikan pupuk.

Kemudian salah satu tersangka berinisial SP, warga Gunung Kidul mendengar petani membutuhkan pupuk kemudian menawarkan kepada saksi ada pupuk produksi rekannya dari Gunung Kidul.

Tawaran tersebut akhirnya disetujui dan dikirimlah pupuk subsidi jenis Ponska seharga Rp.110 ribu/sak. Pengiriman pupuk dilakukan sebanyak tiga tahap selama bulan Januari 2020.

"Akhirnya dari kelompok tani memesan pupuk tersebut dalam tiga tahap. Tahap pertama 140 sak senilai Rp. 15.400.000. Tahap kedua sebanyak 110 sak senilai Rp. 11.110.000. Dan tahap ketiga sebanyak 142 sak senilai Rp. 15.620.000," lanjutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya