Pihaknya menyatakan, curah hujan tinggi menyebabkan tanah di sekitar lokasi tak kuat menahan gerusan air. Sehingga, menyebabkan bantaran Sungai Jompo ini longsor dan ambles.
"Tingginya curah hujan yang membuat bantaran aliran Kali (Sungai) Jompo yang berada di bawah jalan tersebut tergerus dan pada pagi tadi pukul 03.45 WIB terjadi retakan dan penurunan tanah (ambles) di Jalan Sultan Agung Jember disertai longsor," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang penyewa ruko, Bobby Rahadian mengatakan sudah sejak setahun lalu meninggalkan ruko yang disewanya tersebut lantaran adanya retakan tanah.
"Setahun lalu sudah ada retakan di beberapa bangunan, akhirnya kami pindahkan studio fotonya beserta propertinya. Kalau kami tempat sangat membahayakan, makanya kita putuskan dipindahkan," ujarnya.