JAKARTA - Sebanyak 69 warga negara indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) Diamond Princess sudah dievakuasi pemerintah. Saat ini, mereka tengah menjalani masa observasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.
Namun, satu orang dari 69 awak kapal pesiar itu terpaksa harus dipisahkan dari yang lain. Satu orang tersebut dicurigai tertular virus korona (Covid-19) dan kini sudah diisolasi di RSUP Persahabatan.
"Dari 69 ini ada satu yang kita pisahkan. Meskipun kondisi fisiknya baik, tetapi kita mencurigai kemungkinan suspect dia tertular Covid-19. Dan sekarang sudah kita isolasi di Rumah Sakit Persahabatan," kata Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: 1 Wanita Hamil ABK World Dream di Pulau Sebaru Dinyatakan Sehat
Yuri menjelaskan, 10 orang tim medis yang ikut mengevakuasi 69 WNI di Kapal Diamond Princess harus menjalani observasi di Pulau Sebaru. Pasalnya, mereka melakukan kontak jarak dekat dengan ABK.
"Data awal untuk 10 tenaga medis ini seluruhnya negatif (virus korona), dan hasilnya bagus. Kemudian, kita bantu juga dengan penambahan 20 tim medis, sehingga totalnya nanti akan menjdi 30 untuk mendukung khusus Diamond Princess," kata Yuri.
Baca Juga: Tak Terbukti Kena Korona, Pasien Dirawat di RS M Jamil Padang Diizinkan Pulang
(Arief Setyadi )