Kontestasi demokrasi pilkada serentak harus sehat dan mendasarkan pada asas demokrasi yang berkualitas. Tidak hanya sekedar proses demokrasi prosedural, namun harus mampu menciptakan suasana kondusif, terhindari dari kerusuhan, perseteruan, adu domba fitnah dan hoaks.
“Yang menang pilkada harus manah yg luhur. Sedangkan yang kalan haris berjiwa besar lapang dada,” tegasnya.
Baca Juga : Masih Ada Tersangka yang Buron, KPK Dinilai Masih Gunakan Ilmu Cocoklogi
Pilkada, kata Haedar, harus diibaratkan sebagai sebuah permainan. Ada yang menang dan ada yang kalah, tapi tanpa ada suasana permusuhan. Mereka yang tidak puas harus mampu menghormati, dan jangan sampai ada aksi anarkis.
Pilkada dan proses kehidupan bangsa dan negara harus mampu menyelesaikan persoalan yang krusial di tubuh bangsa. Harus diingat ada agenda kesenjangan sosial yang sangat berat. "Butuh tegakknya keadilan sosial, bagi politik ekonomi dan budaya,” jelasnya.
(Angkasa Yudhistira)