JAKARTA - Aparat gabungan TNI-Polri meningkatkan status kewaspadaan di Papua, pasca-terjadinya penembakan terhadap Sertu La Ongge yang merupakan anggota Koramil 1710/05 Jila. Penembakan itu terjadi usai korban mengambil air wudhu saat hendak melaksanakan salat subuh.
"Kewaspadaan TNI dan Polri masih ditingkatkan sampai saat ini," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).
Meski begitu, Asep mengungkap bahwa, situasi yang terjadi di Bumi Cenderawasih saat ini masih di bawah kendali aparat TNI dan Polri. Sebab, sambung Asep, aktivitas masyarakat di Papua, telah berjalan normal seperti sedia kala. TNI-Polri kata dia, sudah berupaya keras memberikan jaminan keselamatan dan keamanan bagi masyarakat.
Baca juga: Sertu La Ongge Terkena Tembak KKSB Usai Berwudhu
"Berdasarkan info dari Polda Papua sampai hari ini situasi terkendali dan aman. Masyarakat aktivitas normal," pungkasnya.
Sebelumnya, pada Senin pagi sekitar pukul 05.00 terjadi penembakan yang diduga dilakukan oleh KKSB ke arah Pos Pamrahwan Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua. Akibatnya, peluru mengenai Sertu La Ongge yang merupakan anggota Koramil 1710/05 Jila.
(Rizka Diputra)