Selain Kabupaten Sikka, Kota Kupang menjadi daerah kedua terbanyak di NTT dengan 5 kematian dan jumlah kasus 442. Selanjutnya, Kabupaten Alor 286 kasus dan 3 orang meninggal; Kabupaten Lembata 189 kasus dan 2 meninggal, serta Kabupaten Belu 184 kasus dan 2 meninggal.
Selanjutnya, Kabupaten Flores Timur (Flotim) 91 kasus 1 meninggal; Manggarai Barat 70 kasus, Timor Tengah Utara (TTU) 55 kasus dan 2 meninggal; Kabupaten Kupang 53 kasus dan 2 meninggal.
Berikutnya Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 42 kasus; Ende 38 kasus; Sabu Raijua 32 kasus; Malaka 30 kasus; Sumba Barat Daya (SBD) 26 kasus.
Selanjutnya Kabupaten Rote Ndao 21 kasus dan 1 meninggal; Nagekeo 23 kasus; Manggarai 20 kasus dan 1 meninggal; Ngada 11 kasus; Sumba Timur 8 kasus; Manggarai Timur 6 kasus dan 1 meninggal; Sumba Barat 4 kasus dan Kabupaten Sumba Tengah 0 kasus.
(Salman Mardira)