BENGKULU - Paska gempa tektonik magnitudo (M) 5,8, di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pada Selasa (10/3/2020), pukul 21.06 WIB, tidak menyebabkan bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan.
Baik itu pemukiman penduduk, bangunan pendidikan, kesehatan, maupun bangunan pemerintah di pulau terluar provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' tersebut. Hal ini disampaikan Camat Enggano, Marlansius, saat dikonfirmasi okezone, Selasa (10/3/2020), malam.
"Getaran gempat tidak berdampak di Enggano. Tidak ada bangunan yang mengalami kerusakan,'' kata Marlansius.
Saat gempa terjadi, sampai Marlansius, getaran yang dirasakan masyarakat tidak begitu kencang. Sehingga tidak membuat masyarakat keluar rumah. Bahkan, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya.
''Getaran yang dirasakan kecil,'' sampai Marlansius.