PALEMBANG - Peredaran uang palsu yang menyasar ke pedagang-pedagang kecil di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) membuat pelaku usaha khawatir. Untuk menangani hal tersebut, Polda Sumsel membentuk tim khusus.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi mengatakan, meski hingga saat ini para korban peredaran uang palsu belum ada yang melapor pihak kepolisian sendiri sudah bergerak untuk mencari pelakunya.
"Memang benar itu sudah sampai ke kami tapi belum ada yang melapor sampai saat ini," ucap Supriyadi, Selasa (10/3/2020).
Dia berharap, pihak yang menjadi korban untuk segera melapor ke SPKT Polda dan jajarannya agar polisi lebih mudah untuk melacak dan menyelidiki kasus tersebut.
"Kalau kita terima laporan dari masyarakat, tim kita semakin mudah menangani kasus itu karena ada barang bukti yang akan dikumpulkan untuk memecahkan kasus tersebut," terangnya.
Diketahui, peredaran uang palsu mulai marak di beberapa kabupaten/kota di wilayah Sumsel. Beberapa wilayah itu meliputi Prabumulih, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir serta Kota Palembang.
(Rizka Diputra)