"Remnya juga tiba-tiba tidak berfungsi," kata sopir asal Banjar Lebah ini, Rabu (11/3/2020), dikutip dari Balipost.
Ia mengatakan hendak bongkar muat barang di dalam truknya itu ke Gunaksa. Namun situasi berubah ketika persenelengnya tidak bisa dinetralkan.
Keadaan semakin buruk ketika akses jalan ini menurun. Dia pun semakin sulit mengendalikan truknya karena makin kencang bergerak mundur hingga sejauh 250 meter.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Klungkung juga langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan.
Mereka kemudian menginterogasi sopir truk untuk memastikan kronologi kejadiannya. Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan berapa kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian ini.
(Hantoro)