TEHERAN - Wakil presiden senior Iran dan dua anggota kabinet lainnya dikonfirmasi terinfeksi virus korona (COVID-19), demikian dilaporkan kantor berita Fars.
Laporan itu datang pada Rabu (11/3/2020) di tengah hari spekulasi tentang kesehatan Wakil Presiden Eshaq Jahangiri, yang belum tertangkap kamera dalam pertemuan tingkat tinggi baru-baru ini.
Fars melaporkan pejabat tinggi yang sakit lainnya adalah Menteri Warisan Budaya, Kerajinan Tangan dan Pariwisata Ali Asghar Mounesan, dan Menteri Industri, Pertambangan dan Bisnis Reza Rahmani.
Sejauh ini belum ada laporan resmi dari media pemerintah Iran tentang kasus infeksi pada ketiga pejabat tersebut, demikian diwartakan Al Jazeera, Kamis (12/3/2020).
Iran adalah salah satu negara yang paling terpukul oleh virus yang menyebar dari Wuhan, China itu. Berdasarkan laporan terbaru, korban jiwa di negara itu menunjukkan kenaikan, dengan 62 kematian dalam 24 jam terakhir, menjadikan jumlah total korban meninggal secara nasional menjadi 354.
Pejabat Kementerian kesehatan Iran mengatakan, kematian itu termasuk di antara 9.000 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Iran. Saat ini virus tersebut telah menyebar ke-31 provinsi di negara itu.
(Rahman Asmardika)