Covid-19 Kian Mengganas, Pemerintah Pastikan Tak Buka Opsi Lockdown

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 12 Maret 2020 22:46 WIB
Jubir Pemerintah untuk Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)
Share :

JAKARTA - Pemerintah RI tidak akan membuka opsi lockdown atau mengisolasi wilayah yang terdapat kasus positif virus korona (Covid-19). Jika lockdown dilakukan, justru meningkatkan peluang penularan virus tersebut.

Sekadar informasi, saat ini sudah ada 34 pasien yang terinfeksi virus korona. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit di Indonesia. Beberapa pasien ada yang sudah negatif dan diizinkan pulang. Sedangkan satu lainnya meninggal.

"Kita tidak akan membuka opsi lockdown, karena kalau di lockdown malah kita tidak bisa berbuat apa-apa," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Korona, Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020).

Namun demikian, dia berujar pertimbangan untuk tidak me-lockdown ini akan segera dibahas oleh kementerian terkait. "Tentu akan menjadi keputusan bersama yang akan segera dikoordinasikan di tingkat kementerian," imbuhnya.

Dijelaskannya, beberapa negara sudah melakukan lockdown di daerahnya yang terdampak Covid-19. Tujuan isolasi ini demi menekan sebaran penyakit. Namun di sisi lain, me-lockdown suatu wilayah juga berpotensi meningkatkan penularan virus dengan cepat.

"Konsekuensi lockdown bisa saja kasus itu naik dengan cepat. Sebagai contoh pengalaman Kapal Diamond Princess. Begitu di lockdown naik dengan cepat. Artinya orang sakit dan enggak sakit jadi satu, ini problem," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya