Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan tracing atau pelacakan kepada siapa saja yang melakukan kontak langsung kepada pasien positif korona.
"Awalnya informasi tracing, dengan dua pertanyaaan sederhana. Penularan dari siapa dan menularkan siapa," ujarnya.
Ia menambahkan, bila pasien tidak mengetahui penyebab terinfeksi virus korona maka yang dicari apakah orang tersebut pernah keluar negeri atau ke lokasi yang ada penyebaran korona.
Baca Juga : Pasien Positif Korona Bertambah Jadi 96 Orang