Kini guna memenuhi kebutuhan APD, segala cara ditempuh pihak RSSA, mulai dari memodifikasi dengan menjahit APD khusus yang bisa digunakan tenaga medis hingga meminta tambahan APD ke Kementerian Kesehatan.
Baca Juga : Imam Nahrawi Ungkap Dugaan Pengamanan Kasus di Kejaksaan Sebesar Rp7 Miliar
"Kami lagi cari terobosan menjahitnya, karena alatnya ini khusus untuk APD yang menutupi kepala sampai kaki. Maka rekanannya (pembuatan APD) khusus," pungkasnya.
Di RSUD Saiful Anwar sendiri kini tengah merawat tiga pasien di ruang isolasi, satu pasien di antaranya dinyatakan positif Covid-19 atau virus corona. Sedangkan dua pasien yang baru masuk, masih berstatus dalam pengawasan, dimana sampel swap-nya telah dikirim laboratorium Balitbangkes Surabaya.
(Angkasa Yudhistira)