Menurut Ade Yasin, jika wilayah penyangga Ibu Kota menerapkan lockdown terlebih dahulu akan sangat sulit. Hal itu mengingat terdapat ratusan pintu masuk perbatasan ke wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.
"Kalau kita lockdown duluan tapi Jakarta tidak, orang tetap akan berbodong-bondong ke sini. Kita sepakat dengan wakil wali kota Bogor untuk mendorong epicentrumnya untuk me-lockdown," ungkapnya.
Namun, apabila DKI Jakarta dilockdown pihaknya bersama Pemkot Bogor siap melakukan penyesuaian dengan menutup akses masuk ke wilayahnya.
"Kita sepakat dengan Wakil Wali Kota Bogor mendorong epicentrumnya untuk lockdown. Setelah itu baru kita berfikir mengatur strategi untuk melakukan hal yang sama tapi mungkin tidak seperti Jakarta. Minimal kita menjaga pintu-pintu masuk yang punya potensi besar wabah ini (Covid-19) masuk ke Kota dan Kabupaten Bogor," tutup Ade Yasin.
(Salman Mardira)