Adapun enam kecamatan ini terdiri dari Kecamatan Dayeuhkolot dengan ketinggian air mencapai 10-280 sentimeter, Kecamatan Baleendah dengan ketinggian air mencapai 20-290 sentimeter.
Kecamatan Cangkuang dengan ketinggian air mencapai 30-120 sentimeter, Kecamatan Ciparay ketinggian air 30-80 sentimeter, Kecamatan Rancaekek dengan ketinggian air 120 sentimeter, Kecamatan Bojongsoang ketinggian air mencapai 40-190 sentimeter, dan Kecamatan Solokanjeruk dengan ketinggian air mencapai 10-150 sentimeter.
Sementara ruas jalan yang terdampak diantaranya, Jalan Raya Banjaran - Dayeuhkolot, Jalan Raya Ciparay -Dayeuhkolot, Jalan Andir - Ketapang, Jalan Raya depan Metro, Jalan Raya Bojongsoang, Jalan Raya Cikarees depan Pom Bensin.
Kemudian Jalan Raya Dayeukolot depan Mesjid Ash-Shopia, Jalan Raya Kahatex, dan beberapa jalan di Kecamatan Margahayu, Majalaya, Katapang, Rancaekek, Dan Cileunyi. Rata-rata ketinggian air yang merendam ruas jalan ini bervariatif mulai dari 10-280 sentimeter. Paling tinggi, air terdapat di Jalan Andir-Katapang yang mencapai 280 sentimeter.
"Total terdampak banjir ada 11.932 rumah yang terendam, 50 tempat ibadah, 29 sekolah. 1.173 KK atau 3,399 jiwa mengungsi," kata dia.
(Awaludin)