Longsor dan Tanah Ambles Tutup Akses Jalan Warga Gunungkidul

krjogja.com, Jurnalis
Senin 06 April 2020 12:15 WIB
ilustrasi
Share :

Sebuah lereng dengan ketinggian 8 meter yang berada di jalan besar tersebut longsor. Akibatnya ruas jalan tertimbun longsor dan tidak bisa difungsikan. Selain itu jaringan air minum rusak parah.

“Tim reaksi cepat BPBD bersama Tagana dan FPRB sudan melakukan evakuasi agar jalan bisa difungsikan lagi,” ucap Edy Basuki.

Secara geografis, karakteristik tanah di Gunungkidul terdiri dari sejumlah rongga dan terdapat sungai bawah tanah maupun goa. Pada lapisan tanah paling luar, jika tergerus banjir dan terdampak hujan deras sering terjadi tanah ambles.

Begitu juga di Kecamatan Gedangsari yang selama ini dipetakan sebagai wilayah rawan longsor. Tahun lalu tanah ambles di Kabupaten Gunungkidul akibat terdampak hujan deras terjadi di 17 lokasi tersebar di 7 desa. Terbanyak di Kecmatan Rongkop, hampir seluruh desa terdapat tanah ambles dengan beragam luas dari berdiameter 2 meter hingga mencapai 5 meter.

Data BPBD Gunungkidul, tanah ambles tidak hanya terjadi di kawasan ladang tetapi juga terjadi di sekitar permukiman penduduk. ”Intensitas hujan masih tinggi dan kami minta warga meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya