"Oh bukan, bukan (karena letusan Gunung Krakatau). Jadi Itu akibat dinamika tektonik lempeng yang memisahkan Pulau Sumatera dan Jawa. Jadi bukan karena krakatau," beber Hendra.
"Jadi itu lempengnya sobek di antara Jawa dan Sumatera, sehingga yang sobek bagian utara menjadi sumatera ke atas, dan yang bagian selatan timur, menjadi Pulau Jawa. Nah Krakatau muncul di tengah-tengah, tapi setelah pemisahan itu," tuturnya.
Merujuk dari berbagai sumber, Gunung Krakatau disebut pernah memisahkan daratan yang membentuk pulau Jawa dan Sumatera pada 535 Masehi. Letusan itu juga membentuk adanya selat sunda yang memisahkan pulau Jawa dan Sumatera.
Namun, informasi itu telah diluruskan oleh PVMBG. Pemisahan Jawa dan Sumatera terjadi karena adanya tumbukan lempeng Indo-Australia ke Euro-Asia. Hal itu menyebabkan terbukanya celah di dalam bumi.
(Erha Aprili Ramadhoni)