Rayakan Tahun Baru, Myanmar Bebaskan Hampir 25.000 Tahanan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 April 2020 13:03 WIB
ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Tidak segera jelas apakah pembebasan yang terjadi setiap tahun itu, akan mengikutkan orang-orang yang ditahan karena mengkritik pemerintah atau tahanan politik. Juru bicara departemen penjara tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Departemen penjara mengatakan sebelumnya tidak ada tahanan politik di Myanmar, tetapi kelompok hak asasi (HAM) mengatakan puluhan orang dipenjara karena aktivitas politik mereka.

Menurut kelompok HAM, Athan, lebih dari 331 orang dituntut dalam kasus-kasus terkait kebebasan berekspresi pada 2019.

Mereka yang berada di balik jeruji termasuk anggota rombongan puisi satir dan siswa yang dipenjara bulan lalu karena memprotes penutupan internet yang diberlakukan pemerintah.

Sementara militer mempertahankan kekuatan yang luas, para aktivis mengatakan pemerintah sipil telah gagal menggunakan mayoritas parlementernya untuk menghapuskan undang-undang represif yang membungkam perbedaan pendapat, memperketat pembatasan pada masyarakat sipil di negara itu.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya