Hal tersebut berimbas pada proses adaptasi sumber daya manusia, utilitas teknologi, inovasi program ataupun kreativitas yang sangat dinamis dan tidak mudah ditebak. Oleh karena itu, situasi ini membutuhkan sosok pemimpin yang tangkas, adaptif, serta fleksibel.
Tidak lupa dari sisi pandang keberhasilan media penyiaran, idealnya kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, infrastruktur pendukung, dan tentunya sosok pemimpin media dengan cara pandang visioner.
Pemimpin tersebut dinilai harus andal dalam mengatur strategi, pengelolaan manajemen, memahami teknis penyiaran, menguasai informasi terkini terkait perkembangan teknologi, mengikuti perkembangan tren terbaru, pola pikir cepat tanggap, dan wawasan yang lebih maju ke depan.
Kemudian pencapaian visi-misi serta jiwa karakter yang unik sebagai pemimpin untuk menjadi teladan bagi seluruh karyawannya.