Ramadan di Tengah Covid-19 dan Perubahan Tradisi Muslim Indonesia

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Selasa 21 April 2020 16:50 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

Anwar menambahkan, MUI mengimbau agar persoalan ibadah umat Islam yang akan dilaksanakan saat Ramadan bisa mengikuti fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situsasi Terjadi Wabah Covid-19.

"Kalau menyangkut masalah ibadah sudah ada tuntunannya dalam fatwa. Jika memang situasinya dimana potensi penularannya tinggi tentu usaha dan upaya pencegahan juga harus dilakukan dengan cara yang superketat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Perubahan Tradisi Muslim saat Ramadan

Pandemi Covid-19 mau tak mau mengubah tradisi masyarakat dalam menyambut Ramadan. Pawai obor, bunyi letupan petasan, buka puasa bersama hingga suara anak-anak di masjid dipastikan tak akan ada pada Ramadan kali ini.

"Sedih banget, biasanya bulan puasa itu saatnya reuni juga sama teman sekantor, teman sekolah dulu atau keluarga besar lewat buka puasa bersama. Tapi kayaknya sekarang gak bisa, sedihnya tuh di sini," ujar salah satu karyawan swasta, Bima saat diwawancarai Okezone.

Sementara itu, Gunawan, warga Tanjung Barat Jakarta Selatan pun menyayangkan tak ada lagi kemeriahan selama bulan puasa. Tak ada pawai obor, petasan hingga "siklus" tarawih.

"Kalau awal Ramadan, itu pasti ramai yang tarawih, makin ke sini malah makin sepi. Kadang itu juga kesan selama Ramadan yang mungkin gak ada sekarang," ungkapnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya