BENGKULU – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan pihaknya sedang menjajaki kerja sama pemeriksaan hasil swab test (uji cairan) tenggorokan guna mendeteksi covid-19 dengan Universitas Negeri Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat.
"Menurut laporan, Laboratorium Unand Padang dapat mengerjakan 400 sampel dalam sehari, sehingga kami coba mengirim ke sana (Unand). Sebab di Palembang sedang mengalami kendala teknis (kehabisan reagen), dan Jakarta juga sudah overkapasitas, mengakibatkan hasil swab cukup lama keluar," kata Herwan dalam keterangannya, Senin 20 April 2020.
Ia menyatakan sampel swab test yang dikirim hingga Senin kemarin ada 31. Hasilnya masih menunggu. Dari jumlah itu, 5 sampel dikirim ke Laboratorium Unand Padang.
"Ini agar percepatan penanganan covid-19 bisa ditindaklanjuti tim medis serta update data untuk masyarakat," jelasnya.